Add Your Heading Text Here
POTENSI GEODIVESITY
KALDERA GUNUNG TAMBORA
Gunung Tambora dengan kaldera hasil letusan mahadasyat tahun 1815 merupakan inti kawasan Geopark Gunung Tambora. Kaldera Gunung Tambora merupakan kaldera gunung api yang tergolong sebagai salah satu kaldera terbesar di dunia.
POTENSI GEODIVESITY
DORO AFI TOI
Pada dasar kawah Gunung Tambora muncul gunung api baru yang diberi nama Doro Afi Toi yang dalam bahasa Bima berarti gunung api kecil. Doro Afi Toi terus tumbuh, adakalanya memuntahkan material / meletus strombolian hingga tahun 1913.
POTENSI GEODIVESITY
- DANAU KAWAH TAMBORA
Pada dasar kaldera Gunung Tambora terdapat danau hijau kekuningan, dinamakan Moti Lahalo. Pada tahun 2013 danau bertambah luas, dimensi terpanjang menjadi 1.200 m, dimensi terpendek menjadi 500 m.1913.
POTENSI GEODIVESITY
- DORO PETI & DORO NCANGA
Doro Peti & Doro Ncanga merupakan kerucut gunung api parasiter yang muncul sebagai penerobosan kepundan ke arah samping dari kepundan utama. Gundukan kecil yang mengandung batuapung banyak tersebar menjadi bukti dari aliran piroklastik.
POTENSI GEODIVESITY
- WALET PUTIH
Air Terjun ini disebut sebagai walet putih karena di lokasi banyak dihuni oleh burung walet. Air terjun Walet Putih diketahui memiliki ketinggian mencapai 10 m. Destinasi alam ini kemudian menjadi daya tarik wisata bagi masyarakat setempat.
POTENSI GEODIVESITY
- TELUK NANG MIRO
Di Teluk Nangamiro terdapat Pantai Sopanda, dengan lava yang telah tererosi membentuk batu berlubang. Pada pantai ini juga dapat ditemui fosil Kima raksasa yang terfosilkan bersama batu gamping dan terangkat oleh proses tektoknik.
POTENSI GEODIVESITY
- PULAU SATONDA
Pulau Satonda merupakan pulau gunungapi yang mempunyai bentuk morfologi unik, terdiri atas dua kawah yang berbeda ukuran dan kedalaman. Di tengah Pulau Satonda terdapat danau dengan salinitas yang sangat tinggi, sehingga dapat tumbuh stromatolit.
POTENSI GEODIVESITY
- SITUS KESULTANAN TAMBORA
Situs-situs Kesultanan Tambora terkubur material letusan 1815 dan tersebar di sekitar Gunung Tambora. Beberapa dari situs tersebut tertutup oleh hasil letusan berupa pasir, lapili, batu apung dan abu hingga setebal 3 m.
- MATA AIR OI WAU
POTENSI GEODIVESITY
Mata air ini berada pada lapisan batuan andesit yang merupakan hasil pembekuan magma. Pembentukan Mata Air Oi Wau terjadi akibat air yang keluar melalui batas statigrafi, yakni melalui batuan yang retak-retak (terkekarkan) dan kemudian menjadi jalur keluarnya mata air.
POTENSI GEODIVESITY
- AIR TERJUN OI PANHI
Oi Panihi dalam bahasa Bima memiliki arti ‘Air Kelelawar’. Air terjun setinggi 17 m ini memiliki satu terjunan dan dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dan sebagai sumber air bersih oleh PDAM setempat.
POTENSI GEODIVESITY
- AIR TERJUN OI MARAI
Oi Marai dalam bahasa Bima berarti air yang berlari karena mengalir sangat deras dan membelah jalur Utara menuju Kota Bima. Air terjun Oi Marai memiliki empat air terjunan dengan total ketinggian mencapai 44 m.
POTENSI GEODIVESITY
